Perubahan Titik Masuk untuk Pemasangan Nail Intrameduler pada Fraktur Femur Proksimal: Metode Koliner Sentral
Paku rekonstruksi merupakan pilihan pengobatan yang efektif untuk fraktur femur proksimal dan saat ini banyak digunakan dalam praktik klinis. Titik masuk umum meliputi fosa piriformis dan fosa trokanterik, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Beberapa ahli bedah juga menganjurkan penggunaan aspek medial trokanter mayor sebagai titik masuk untuk mencegah deformitas varus iatrogenik pada femur proksimal.

Namun, anatomi tulang pada femur proksimal bervariasi secara signifikan di antara pasien. Selain itu, beragamnya bentuk desain kuku intrameduler membuat sulit menetapkan satu titik masuk optimal tunggal.
Para penulis internasional telah mengusulkan titik masuk sentral koliner , yang dinamai demikian karena terletak di pusat leher femur dan segaris dengan kanalis meduler. Titik masuk ini berada tepat di anterior fosa piriformis. Penggunaannya memudahkan penempatan akurat sekrup rekonstruksi di pusat leher femur serta mengurangi risiko perforasi kortikal anterior pada femur distal.

Teknik titik masuk: ujung kawat penuntun diposisikan di pusat leher femur dan disejajarkan dengan kanalis meduler.
Pada radiografi lateral, ujung kawat penuntun terlihat berada di pusat leher femur.

Beritahu saya jika Anda memerlukan penjelasan lebih rinci atau format tambahan (misalnya, untuk presentasi slide atau publikasi).
